Jenis Pompa Kapal dan Fungsinya: Bilge, Ballast, Fire & GS, Fuel Oil, hingga Sewage

Satu kapal niaga bisa membawa puluhan pompa, dan setiap pompa punya tugas yang berbeda. Saat kapal masuk galangan atau satu pompa rusak di tengah pelayaran, tim engineering perlu tahu tipe pengganti yang tepat untuk sistem tersebut. Ukuran flens yang cocok belum menjamin pompanya cocok. Panduan ini memetakan jenis pompa kapal berdasarkan sistemnya, lengkap dengan tipe pompa yang umum dipakai.

1. Pompa Bilge

Bilge adalah dasar lambung tempat air rembesan, kondensasi, dan tetesan minyak berkumpul. Pompa bilge mengosongkannya agar kapal tetap aman dan stabil. Air bilge berminyak tidak boleh dibuang langsung ke laut: MARPOL Annex I mensyaratkan air tersebut diolah melalui oily water separator hingga kandungan minyaknya di bawah 15 ppm.

Tipe yang umum: pompa sentrifugal self-priming untuk bilge utama, dan pompa diafragma pneumatik (AODD) untuk bilge berminyak atau area yang sulit dijangkau. AODD tahan jalan kering dan tidak butuh listrik di titik pemompaan.

2. Pompa Ballast

Pompa ballast mengisi dan mengosongkan tangki ballast untuk menjaga trim, stabilitas, dan draft kapal saat muatan berubah. Debitnya besar dan head-nya relatif rendah.

Tipe yang umum: pompa sentrifugal vertikal atau horizontal berdebit besar, dengan material tahan air laut.

3. Pompa Fire & General Service (GS)

Pompa pemadam menyuplai air laut ke hydrant dan sistem sprinkler kapal. Banyak kapal memakai pompa fire & GS yang juga melayani tugas umum seperti pembilasan dek. SOLAS mengatur jumlah, kapasitas, dan lokasi pompa pemadam sesuai tipe dan ukuran kapal, jadi spesifikasi penggantinya harus mengikuti dokumen kelas kapal Anda.

Tipe yang umum: pompa sentrifugal self-priming, ditambah pompa pemadam darurat berpenggerak diesel.

4. Pompa Fuel Oil Transfer dan Supply

Pompa ini memindahkan bahan bakar dari tangki penyimpanan ke settling tank dan service tank, lalu menyuplainya ke mesin induk. Bahan bakar berat (HFO) kental, sehingga pompanya harus bisa bekerja pada viskositas tinggi dengan tekanan stabil.

Tipe yang umum: pompa screw dan pompa gear. Pompa screw tiga ulir memberi aliran nyaris tanpa denyut, yang penting untuk kestabilan tekanan ke injektor.

5. Pompa Lube Oil

Pompa pelumas mensirkulasikan oli ke bantalan dan komponen mesin induk. Denyut tekanan bisa merusak instrumen dan pipa, jadi pompa screw menjadi pilihan standar untuk tugas ini.

6. Pompa Cooling Water (Air Laut dan Air Tawar)

Sistem pendingin mesin biasanya punya dua sirkuit: air tawar yang bersirkulasi di mesin, dan air laut yang mendinginkan air tawar melalui heat exchanger. Keduanya memakai pompa sentrifugal, dengan material tahan korosi untuk sisi air laut.

7. Pompa Sewage dan Grey Water

Air limbah dari toilet dan dapur dialirkan ke sewage treatment plant kapal. Pompa sewage harus bisa melewatkan padatan dan serat tanpa tersumbat. Untuk limbah yang tercampur air laut, material tahan klorida seperti titanium memberi umur pakai yang jauh lebih panjang.

8. Pompa Transfer Kimia, Slop, dan Cat

Untuk memindahkan oli bekas, slop, bahan kimia pembersih, atau cat di galangan, pompa diafragma pneumatik dan pompa drum pneumatik lebih praktis. Keduanya tidak butuh motor listrik, aman untuk area dengan uap mudah terbakar, dan bisa dibawa ke titik kerja.

Tips Mengganti Pompa Kapal

  • Foto nameplate pompa lama: merek, model, debit, head, putaran, dan daya motor.
  • Catat fluida, suhu, dan viskositasnya, terutama untuk sistem bahan bakar dan pelumas.
  • Periksa persyaratan kelas kapal jika pompa termasuk sistem esensial seperti fire pump.
  • Siapkan ukuran flens dan dimensi pondasi agar pengganti bisa dipasang tanpa modifikasi besar.

Untuk daftar peralatan lain yang dibutuhkan saat kapal naik dok, lihat panduan peralatan perawatan kapal dan dry dock.

Pompa Kapal dari HHM Engineering

HHM Engineering Solutions memasok pompa screw dan gear Horton, pompa diafragma Hughson, pompa self-priming Kawamoto, serta pompa Grundfos untuk kebutuhan kapal dan galangan. Stok ada di gudang Batam, dekat dengan galangan-galangan di Kepulauan Riau, dan kantor Jakarta (Tangerang) melayani pengadaan untuk ship owner dan galangan di Jakarta. Lihat katalog di marine supply Indonesia atau marine supply Jakarta.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Pompa apa yang paling banyak dipakai di kapal?
Pompa sentrifugal, untuk ballast, pendingin, fire & GS, dan bilge. Untuk bahan bakar dan pelumas, kapal memakai pompa screw atau gear.

Kenapa pompa bahan bakar kapal memakai pompa screw?
Pompa screw menangani cairan kental dengan aliran halus dan tekanan stabil, sehingga suplai ke mesin tidak berdenyut.

Apakah HHM bisa mencari pengganti dari nameplate pompa lama?
Bisa. Kirimkan foto nameplate dan data sistemnya, dan kami bantu mencocokkan pompa pengganti.

Cari Pompa Pengganti untuk Kapal Anda

Kirimkan foto nameplate dan data sistem pompa lama Anda. Kami bantu mencocokkan pengganti dan mengirimnya ke galangan di Batam, Jakarta, atau pelabuhan lain. Hubungi kami via WhatsApp atau email hhm@hhmpt.co.id.

Share the Post:

Postingan Terkait